Tayyammum

Tayyammum

Tayyammum dalam bahasa Arab artinya menuju dan dalam ilmu fiqih ialah menghapus muka dan kedua tangan dengan tanah yang suci sebagai pengganti wudhu dan mandi besar. Jadi, sekiranya kita tidak dapat berwudhu atau mandi junub dengan air karena sakit atau karena tidak ada air, maka wajib bertayammum. Tayyammum adalah salah satu rukshah (keringanan) dari Allah diberikan kepada umat Islam yang memiliki udzur atau halangan seperti sakit dan ketiadaan air.

Allah berfirman: “Dan jika kamu sakit atau sedang dalam musafir atau kembali dari tempat buang air atau kamu telah menyentuh perempuan, kemudian kamu tidak mendapat air, maka bertayamumlah kamu dengan tanah yang baik (suci); sapulah mukamu dan tanganmu“. an-Nisa’ 43

Adapun hadist tentang tayyammum yaitu hadist yang diriwayatkan dari Ammar bin Yasir ra, ia  berkata, “Aku berjunub, lalu aku berguling-guling di atas debu, lalu aku ceritakan hal itu kepada Nabi saw, kemudian ia bersabda, ”Sesungguhnya cukup bagimu hanya berbuat begini”, yaitu Nabi saw menepuk kedua telapak tangannya ke tanah, lalu meniup keduanya, kemudian mengusapkan kedua tangannya itu pada mukanya dan telapak tangannya”. (HR Bukhari dan Muslim)

Posted on Februari 26, 2012, in Uncategorized. Bookmark the permalink. 2 Komentar.

  1. saya ingin bertanya
    dalam hadits di atas disebutkan kemudian mengusapkan kedua tangannya itu pada mukanya dan “telapak tangannya”. (HR Bukhari dan Muslim)
    namun pada bab syarat tayammum disebutkan menghapus muka dan “tangan sampai ke siku ”
    manakah yang benar, telapak tangan saja atau hingga siku?

    • Hasan Husen Assagaf

      Firman Allah: “kemudian kamu tidak mendapat air, maka bertayamumlah kamu dengan tanah yang baik (suci); sapulah mukamu dan tanganmu“. an-Nisa’ 43

      Dalam ayat ini kalau kita simak sepintas selalu Allah memerintah menyapu muka dan tangan. Dia tidak menyebutkan harus sampai kesiku seperti perintah berwudu’. Tapi harus diketahui bahwa Tayammum adalah pengganti wudhu’. Maka pengganti harus sama dengan yang diganti. Jadi penghapusan tangan sampai ke siku dalam tayammum sama dengan perintah Allah untuk membasuh tangan sampai ke siku disaat wudhu.

      Ada satu hadist yang menyebutkan hal ini:
      Rasulallah saw bersabda yang diriwayatkan dari Jabir ra “Tayyammum itu satu tepukan untuk wajah dan satu tepukan lagi untuk kedua tangan sampai siku” (HR al-Baihaqi)

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: