a- Shalat Witir (Shalat Ganjil)

a- Shalat Witir (Shalat Ganjil)

Hukumnya shalat ini mustahab (sunah) dan tidak dianjurkannya berjama’ah, waktunya setelah shalat isya’ sampai fajar menyingsing. Shalat witir boleh dilakukan satu raka’at, boleh tiga raka’at dan sempurnanya 11 raka’at,. Shalat witir bukan satu keharusan seperti shalat 5 waktu, tapi ia merupakan sunah

عن طَلْحَةَ بْنَ عُبَيْدِ اللَّهِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ يَقُولُ : جَاءَ رَجُلٌ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنْ أَهْلِ نَجْدٍ ثَائِرَ الرَّأْسِ يُسْمَعُ دَوِيُّ صَوْتِهِ وَلا نَفْقَهُ مَا يَقُولُ ، فَإِذَا هُوَ يَسْأَلُ عَنِ الإِسْلامِ ، فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : ” خَمْسُ صَلَوَاتٍ فِي الْيَوْمِ وَاللَّيْلَةِ ، قَالَ : هَلْ عَلَيَّ غَيْرُهُنَّ ؟ قَالَ : لا ، إِلا أَنْ تَطَّوَّعَ ، قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : وَصِيَامُ شَهْرِ رَمَضَانَ ، قَالَ : هَلْ عَلَيَّ غَيْرُهُ ؟ قَالَ : لا ، إِلا أَنْ تَطَّوَّعَ ” . قَالَ : وَذَكَرَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الزَّكَاةَ ، فَقَالَ : هَلْ عَلَيَّ غَيْرُهَا ؟ قَالَ : ” لا ، إِلا أَنْ تَطَّوَّعَ ” . قَالَ : فَأَدْبَرَ الرَّجُلُ وَهُوَ يَقُولُ : وَاللَّهِ لا أَزِيدُ عَلَى هَذَا وَلا أَنْقُصُ مِنْهُ ، فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : ” أَفْلَحَ إِنْ صَدَقَ (رواه الشيخان)

Dari Thalhah bin Ubaidillah ra, ia berkata: “Seorang penduduk Najd telah datang menghadap Rasulullah saw dengan keadaan rambutnya yang kusut. Kami mendengar nada suaranya tetapi tidak memahami kata-katanya sehingga ia mendekatinya. Dia terus bertanya mengenai Islam. Lalu Rasulullah saw bersabda: Islam adalah shalat lima waktu sehari semalam. Lelaki tersebut bertanya lagi: Masih adakah shalat lain yang diwajibkan kepadaku? Rasulullah saw menjawab: Tidak, kecuali jika engkau ingin melakukannya secara sukarela yaitu shalat sunat. Seterusnya kamu hendaklah berpuasa pada bulan Ramadan. Lalu lelaki tersebut bertanya lagi: Masih adakah puasa lain yang diwajibkan kepada ku? Rasulallah saw menjawab dengan bersabda: Tidak, kecuali jika engkau ingin melakukannya secara sukarela yaitu puasa sunat. Rasulullah saw meneruskan sabdanya: Keluarkanlah zakat. Kemudian lelaki tersebut bertanya: Adakah terdapat zakat lain yang diwajibkan kepadaku? Rasulallah saw menjawab dengan bersabda: Tidak, kecuali jika engkau ingin mengeluarkannya secara sukarela yaitu sedekah. Kemudian lelaki itu berpaling sambil berkata: Demi Allah, aku tidak akan menambah dan menguranginya. Rasulullah saw bersabda: Dia amat beruntung jika menepati apa yang telah diucapkannya” (HR Bukhari Muslim)

عَنْ عَلِيٍّ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ: الْوِتْرُ لَيْسَ بِحَتْمٍ كَصَلاَةِ الْمَكْتُوبَةِ، وَلَكِنْ سَنَّ رَسُولُ اللَّهِ قَالَ: «إنَّ اللَّهَ وِتْرٌ يُحِبُّ الْوِتْرَ فَأَوْتِرُوا يَا أَهْلَ الْقُرْآنِ (حسن أبو داود والترمذي)

Dari Ali bin Abi Thalib ra, Rasulallah saw bersabda: “Shalat witir bukan satu keharusan seperti shalat 5 waktu, tapi ia merupakan sunah.” Beliau bersabda: ”sesungguhnya Allah itu witir (ganjil/satu) dan mencintai yang ganjil maka berwitirlan wahai ahli al-Qur’an” (HR Abu Daud dan Trimidzi).

عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُا أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يُصَلِّي بِاللَّيْلِ إِحْدَى عَشْرَةَ رَكْعَةً يُوتِرُ مِنْهَا بِوَاحِدَةٍ (رواه الشيخان)

Dari Aisyah ra, ia berkata: “Rasulallah saw shalat malam 11 raka’at, diantaranya beliau berwitir satu raka’at” (HR Bukhari Muslim)

Pada bulan Ramadhan disunahkan melakukan shalat witir dan membaca qunut diraka’at terakhir setelah masuk 15 hari bulan ramadhan, qunutnya sama dengan qunut shalat subuh.

لِمَا رُوِىَ أَنَّ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ جَمَعَ النَّاسَ عَلَى أُبَيِّ بْنِ كَعْبٍ فِي صَلاَةِ التَرَاوِيْح ، فَكَانَ يُصَلِّي لَهُمْ عِشْرِينَ رَكْعَة ، وَلَا يَقْنُتُ بِهِمْ إلَّا فِي النصْفِ الثَّانِي (منقطع من حديث الحسن البصري أبو داود)

Sesuai dengan riwayat Umar bin Khattab ra bahwa beliau mengumpulkan muslimin untuk bershalat tarawih yang diimami oleh Ubai bin Ka’ab ra sebanyak 20 raka’at dan beliau tidak berqunut keculai setelah pertengahan Ramadhan. (HR Hasan Al-Bashri dan Abu Daud).

Jadi shalat witir di bulan Ramadhan dilakukan tiga raka’at setelah shalat tarawih (20 raka’at) dengan dua kali salam, diraka’at pertama membaca surat Al-’Alaa (sabihisma), di raka’at kedua membaca surat Al-Kafirun (Qul ya ayuhal kafirun) dan di raka’at ketiga membaca surat Al-Ikhlas, Al-Falaq dan An-Nass. Semua ini dilakukan oleh Sayyidina Umar bin Khattab dimasa khilafahnya dan disetujui oleh oleh para shahabat Nabi saw yang mana dianggap sebagai ijma’ sukuti atau ijma’ para shahabat tanpa dikomentari.

عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُا أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَقْرَأُ فِي الوِتْرِ فِي الْأُولَى بِسَبِّحِ اسْمَ رَبِّكَ الْأَعْلَى ، وَفِي الثَّانِيَةِ بِقُلْ يَا أَيُّهَا الْكَافِرُونَ ، وَفِي الثَّالِثَةِ بِقُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ وَالْمُعَوِّذَتَيْنِ (حسن أبو داود والترمذي)

Dari aisyah ra, ia berkata: ”Rasulallah saw membaca (Sabihisma) pada raka’at pertama shalat witir, (qul ya ayyuhal kafirun) pada raka’at kedua, dan qul huwallahu ahad dan al-mawwidhatain (surat al-Falaq dan an-Nass) pada raka’at ketiga.” (HR Abu Dawud, Tirmidzi, hadist hasan)

عنْ خَارِجَةَ بْنِ حُذَافَةَ الْعَدَوِيِّ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ خَرَجَ عَلَيْنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ إِنَّ اللَّهَ قَدْ أَمَدَّكُمْ بِصَلَاةٍ هِيَ خَيْرٌ لَكُمْ مِنْ حُمْرِ النَّعَمِ (وهي الوتر) جَعَلَهُ لَكُمْ فِيمَا بَيْنَ صَلَاةِ الْعِشَاءِ إِلَى أَنْ يَطْلُعَ الْفَجْرُ (أحمد و أبو داود و الترمذي)

Dari Kharijah bin Hudzafah al-‘Adawi ra Rasulullah datang kepada kami dan bersabda: “Sesungguhnya Allah membantu kamu dengan sholat yang lebih baik bagimu daripada unta merah, yaitu shalat witir. Allah telah menjadikannya bagi kamu antara sholat Isya hingga terbitnya fajar.” (HR Ahmed, Abu Dawud dan Tirmidzi)

Posted on Februari 29, 2012, in Uncategorized and tagged , , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: