Menghadapi Orang Meninggal

Menghadapi Orang Meninggal

@ – disunahkan menutup kedua matanya.

Dari Ummu Salamah bahwa Rasulullah saw mendatangi rumah Abu Salamah (pada hari wafatnya), dan beliau mendapatkan kedua mata Abu Salamah terbuka lalu beliau menutupnya. Beliau bersabda: “Sesungguhnya tatkala ruh dicabut, maka pandangan mata akan mengikutinya’ (HR Muslim)

@ – Mengikat kepala mayit secara vertikal dari arah dagu dengan kain yang dilingkarkan diatas kepala, hal ini bertujuan agar mulut mayat tertutup dan tidak bisa dimasuki udara

@ – Hendaknya tangan mayit di posisikan seperti orang yang shalat.

@ – Melemaskan sendi sendi tangan dan kaki mayat dengan cara menekuk persendian tersebut berulang kali. Tindakan ini bertujuan agar jasad mayat tidak kaku sehingga sulit dimandikan.

@ – Melepaskan pakaian mayat yang dikenakan ketika meninggal, sebab pakaian tersebut bisa mempercepat proses pembusukan.

@ – Menutup jasadnya dengan kain tipis. Kedua ujung kain dilipat ke bawah kepala dan kaki agar tidak tersingkap ketika tertiup angin

Dari Aisyah ra, ia berkata: “Bahwasannya ketika Rasulullah SAW meninggal dunia ditutupi dengan kain hibaroh (yakni kain bergaris hitam putih yang terbuat dari katun).” (HR. Bukhari-Muslim)

@ – Menaruh sesuatu yang agak berat di atas perut mayit agar perutnya tidak membesar.

Diriwayatkan bahawa pembantu Anas ra wafat, lalu beliau bekata: “Letakanlah besi diatas perutnya (HR al-Baihaqi)

@ – Menghadapkan mayit kearah Kiblat dengan tata cara seperti di atas

@ – Memperbanyak do’a-do’a yang berisi permohonan ampunan dan rahmat untuknya,

@ – Bagi ahli warisnya diharuskan menyegrakan membayar hutang-hutannya atau sangkut paut yang berurusan dengan keuangan terhadap manusia, begitu pula melaksanakan wasiatnya jika terdapat wasiat

Dari Abu Hurairah, ia berkata: sesungguhnya Rasulallah saw bersabda: “Diri orang mukmin itu tergantung (tidak sampai ke hadhirat Allah) karena hutangnya, hingga dibayar (HR at-Tirmidzi, Ibnu Majah, dengan isnad shahih)

Posted on Februari 29, 2012, in Uncategorized and tagged , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: